Beberapa Hal Unik dari “Squid Game”

Ada banyak hal menarik dari dunia entertainment. Salah satu yang belakangan ini cukup banyak di perbincangkan adalah drama “Squid Game” yang di rilis oleh Netflix. Drama yang di keluarkan langsung 9 episode dalam 1 periode oleh Netflix ini memang memiliki banyak hal menarik untuk dibahas mulai dari apiknya hingga kontroversi yang meliputinya.

“Squid Game” dibintangi oleh aktor yang mumpuni

Salah satu hal yang mendapatkan banyak perhatian pasca dirilisnya drama ini adalah mengenai pemain dari drama yang “greget” ini. Meskipun tampak sekilas dimainkan oleh aktor yang tidak begitu terkenal, akan tetapi para pemain “Squid Game” ini memiliki segudang prestasi dan latar belakang yang menarik. Salah satu dari banyak aktor “Squid Game” yang mendapatkan perhatian lebih dari netizen adalah pemeran dari Ali dan Sebyeok.

Ali dan Sebyeok di gambarkan sebagai 2 orang yang kuat. Ali kuat dari segi fisik dan Sebyeok kuat dari segi mentalnya. Kedua orang ini memiliki peran dan pengaruh yang kuat di drama “Squid Game” ini. Paras yang unik dan akting yang memesona membuat keduanya menjadi bintang yang bersinar setelah drama ini di rilis.

Akan tetapi bukan hanya 2 pemain ini, selain pemeran Ali dan Sebyeok drama “Squid Game” ini juga dibintangi oleh salah satu aktor Korea Selatan yang sangat dikenal luas yaitu Gong Yoo. Meski kemunculannya hanya ada di awal dan di akhir drama, tetapi kemunculan pemeran Gong Yoo ini memang menjadi nilai tambah dari drama “Squid Game” ini.

“Squid Game” disinyalir meniru salah satu film Jepang

Selain memiliki banyak perhatian karena akting pemainnya yang real, cerita unik dan dramanya yang memiliki visualisasi yang mengesankan, drama “Squid Game” ini ternyata juga memiliki banyak pemberitaan negatif. Salah satu pemberitaan negatif yang menyelimuti “Squid Game” adalah dugaan bahwa drama ini meniru salah satu film Jepang yang memiliki judul “As The Gods Will”.

Drama ini bahkan tidak hanya di sebut mirip tetapi malah disebut merupakan plagiat dari film Jepang tersebut. Pasalnya ada banyak sekali aspek yang mirip hanya digambarkan berbeda antara kedua film ini. Salah satunya adalah adegan “red light, green light” yang menyeramkan di drama ini.

“Squid Game” menyebabkan seseorang diteror

Dari semua kontroversi yang ada, salah satu kontroversi yang paling pertama menghinggapi drama ini adalah mengenai nomor telefon yang muncul di drama tersebut. Dalam cerita “Squid Game”, mereka yang didatangi oleh Gong Yoo akan mendapatkan kartu undangan untuk bermain. Dalam kartu undangan ini, terdapat lambang “Squid Game” dan juga nomor telefon.

Nomor telefon ini merupakan nomor yang berkesan bagi para penggemar “Squid Game” sehingga mereka mencoba menghubunginya. Akan tetapi karena drama ini sangat mendunia, banyak juga yang mencoba menelefon nomor ini. Sayangnya nomor ini ternyata adalah nomor aktif jika di sesuaikan dengan nomor telefon di Korea.

Si pemilik nomor ini akhirnya harus berhadapan dengan teror telefon dan pesan singkat dalam jumlah yang sangat besar tiap harinya. Hal inilah yang membuat “Squid Game” di tuntut untuk pertama kalinya.

“Squid Game” dituntut oleh penyedia layanan internet

Bukan hanya dituntut karena lalai dengan nomor telefon, ternyata popularitas dari “Squid Game” yang sangat besar juga menyebabkan kerugian bagi salah satu penyedia layanan internet di Korea Selatan yaitu SK Broadband. Disebutkan bahwa SK menderita banyak kerugian karena biaya peningkatan pemeliharaan jaringan yang makin besar akibat dari popularitas “Squid Game” yang mendunia dan menyebabkan lonjakan penggunaan internet.