Bukan Aurora, Ini Fakta Cahaya Langit Tumpeng Manoreh yang Viral

Beberapa waktu yang lalu, sempat heboh mengenai cahaya langit tidak biasa di langit Jogjakarta. Cahaya ini memiliki warna hijau di langit malam Yogyakarta sehingga terlihat kontras. Pemandangan yang tidak biasa ini berhasil di potret oleh seseorang warga menggunakan ponsel pintarnya.

Menurut akun Instagram @visitkulonprogo, keindahan langit Yogyakarta malam tersebut diambil dari area Magelang di salah satu rumah makan baru yang bernama Tumpeng Manoreh. Keberadaan foto ini tentu mengundang banyak perhatian baik mereka yang awam maupun mereka yang ahli di bidang perlangitan.

Cahaya hijau yang ada di langit Yogyakarta ini banyak disebut dengan aurora. Hal ini disebabkan karena istilah ini lebih familiar bagi awam. Akan tetapi apakah fenomena cahaya di langit Yogyakarta ini benar-benar aurora?

Tentu saja fenomena ini bukan aurora, mengapa? Ada beberapa alasan yang menyebabkan fenomena cahaya langit Yogyakarta ini pasti bukan aurora. Alasan ini antara lain adalah :

Aurora tidak terjadi di sembarang tempat

Salah satu alasan bahwa pada ahli menyangkal bahwa cahaya unik di langit Yogyakarta ini bukan merupakan aurora adalah karena aurora tidak terjadi di sembarang tempat. Menurut Andi Pangerang yang merupakan salah satu peneliti di Lapan BRIN, fenomena aurora hanya akan terjadi di kutub utara dan kutub selatan.

Karena hanya muncul di kutub, cahaya aurora ini bahkan disebut sebagai cahaya kutub karena hanya muncul di langit kutub. Cahaya ini hanya muncul di kutub karena interaksi antara Medan magnet bumi dengan angin atau badai dari matahari. Interaksi ini membuat cahaya langit unik ini terus bergerak dan membentuk garis-garis yang indah.

Aurora memiliki warna yang lebih dinamis

Bukan hanya memiliki ciri hanya muncul di langit kutub, hal lain yang membuat cahaya di langit Yogyakarta dinilai bukan merupakan cahaya aurora adalah karena warna dari cahaya yang muncul pada gambar unggahan akun Instagram di atas.

Aurora merupakan cahaya di langit, akan tetapi aurora tidak selalu muncul setiap hari dan merupakan fenomena yang langka. Bukan hanya itu, aurora tidak hanya memiliki warna yang monoton. Aurora pada dasarnya memiliki banyak warna, jadi bukan hanya 1 warna saja. Ini bisa jadi salah satu alasan bahwa cahaya yang ada di Yogyakarta bukanlah aurora seperti yang viral di masyarakat.

Andi juga menyatakan bahwa warna cahaya di langit Tumpeng Manoreh disebut terlalu monoton jika dibandingkan dengan warna cahaya aurora yang muncul di kutub. Jika bukan aurora, Andi menyatakan bahwa fenomena cahaya ini mungkin adalah cahaya pelangi api atau disebut dengan fire rainbow. Fire rainbow sendiri merupakan sebuah fenomena yang disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari oleh awan cirrus.

Dari percakapan ini, pihak Lapan juga belum tahu pasti apakah fenomena cahaya unik di langit Tumpeng Manoreh ini benar-benar aurora atau bukan. Akan tetapi berdasarkan 2 ciri di atas, kita bisa tarik kesimpulan bahwa cahaya unik ini bukan merupakan aurora seperti yang di harapkan. Meski begitu, keindahan foto ini memang menggemparkan dan sangat menarik untuk diperbincangkan.

Andi hanya berhadap bahwa foto yang diunggah oleh salah satu akun Yogyakarta ini bukan merupakan foto editan atau hasil efek mode malam pada kamera. Jika memang benar ini adalah foto sebenarnya, maka beruntunglah siapa pun yang berhasil menyaksikan fenomena unik dan langka di langit Indonesia ini.