Sejarah Hari Tentara Nasional Indonesia

Hari Tentara Nasional Indonesia diperingati pada setiap tanggal 5 Oktober. Hari tersebut ditentukan pada saat pertama kali terbentuknya TKR atau Tentara Keamanan Rakyat pada tahun 1945. Sejak tahun 1959 yang lalu, tanggal 5 Oktober telah diperingati sebagai hari Angkatan Perang dan saat ini diubah sebagai hari Tentara Nasional Indonesia.

Sejarah Hari Tentara Nasional Indonesia

Untuk sejarah terbentuknya Hari Tentara Nasional Indonesia sendiri cukup panjang. Dan inilah rangkumannya:

Terbentuknya BKR (Badan Keamanan Rakyat)

Pertama, tentara Indonesia hanya berbentuk badan saja dengan nama Badan Keamanan Rakyat. BKR sendiri dibentuk pada sidang PPKI pada tanggal 22 Agustus 1945 dan diumumkan oleh Presiden pada tanggal 23 Agustus 1945.

Terbentuknya TKR (Tentara Keamanan Rakyat)

Karena BKR hanya disiapkan untuk memelihara keamanan setempat saja maka tidak menimbulkan kesan untuk melawan sekutu. Oleh karena itu BKR diubah menjadi TKR atau Tentara Keamanan Rakyat pada tanggal 5 Oktober 1945. Dengan namanya yang baru ini memberikan kesan yang lebih baik terhadap tentara Indonesia.

TKR Berubah Menjadi TRI (Tentara Republik Indonesia)

Walaupun sudah dalam bentuk tentara yang seutuhnya, nama TKR dinilai masih kurang tepat sehingga diubah kembali menjadi Tentara Republik Indonesia atau TRI. Perubahan nama ini dilakukan pada tanggal 26 Januari 1945.

Sebelumnya, nama TKR juga sempat berubah tepatnya pada tanggal 7 Januari 1945 menjadi Tentara Keselamatan Rakyat yang singkatannya juga TKR.

Terbentuknya TNI (Tentara Nasional Indonesia)

Setelah berganti nama dua kali, TRI berubah kembali namanya menjadi TNI atau Tentara Nasional Indonesia. Pendirian TNI ini berlangsung pada tanggal 3 Juni 1947. Ya, selang hampir 2 tahun Indonesia akhirnya menggunakan nama TNI. Nama ini yang sampai saat ini terus dijaga dan digunakan secara resmi di Indonesia.

Polri Bergabung dengan TNI degan Nama ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)

Pada tahun 1962 yaitu pada masa Demokrasi Terpimpin sampai masa Orde Baru, TNI digabungkan dengan POLRI (Polisi Republik Indonesia. Penggabungan ini sangat terlukis dengan baik di benak banyak orang yaitu ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Nama TNI Sendiri menjadi hilang karena sudah bergabung dengan POLRI.

Kembali Berbentuk TNI yang Terpisah dari Polri

Pada tanggal 1 April 1999, ABRI telah resmi dipecah kembali antara POLRI dan juga TNI. Isu pemisahan ini menguat pada saat Presiden Soeharto memutuskan untuk mengundurkan diri.

Pemisahan ini terus disinggung oleh pemerintahan Habibie dan terus dilaksanakan secara bertahap. Hingga saat ini Polisi dan TNI berdiri sendiri-sendiri.

Dibentuknya Hari Nasional Indonesia

Perlu diketahui bahwa hari TNI adalah hari lahirnya Tentara Nasional Indonesia itu sendiri yaitu pada tanggal 5 Oktober 1945. Mengapa tidak tanggal 23 Agustus 1945 saat pertama kali BKR dibentuk?

Pada saat itu, BKR bukanlah tentara melainkan hanya badan organisasi kemiliteran yang diresmikan oleh negara. Oleh karena itu, hari TNI diperingati pada tanggal 5 Oktober sejak TKR terbentuk.

Pada tanggal 5 Oktober 2021 nanti, kita akan memperingati hari TNI yang ke-76. Ya, usia TNI memang sama dengan usia Indonesia di setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan perhitungannya adalah pada TKR terbentuk yaitu pada 5 Oktober 1945.

Di mana pada tahun 1945 juga Indonesia merdeka. Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 sehingga selisih 2 bulan-an saja.

Itu dia penjelasan mengenai sejarah hari Tentara Nasional Indonesia yang saat ini kita peringati setiap tanggal 5 Oktober. Dengan mengetahui hari Tentara Nasional Indonesia ini marilah kita ikut menjaga keamanan dan perdamaian negara. Semoga informasi yang telah dijelaskan di atas dapat memberikan wawasan yang luas, dan selamat memperingati hari TNI!